Lematang.id, Lahat – Semrawutnya kondisi Pasar Lematang Lahat, hingga buat tak enak dipandang, rupanya jadi salah satu alasan Pasar Lematang mulai ditinggal pengunjung. Bangunan yang sudah tak terlihat kokoh itu bahkan, sebagian besar sudah tak diisi oleh pedagang. Alhasil pedagang lebih memilih berjualan ke area depan, hingga buat kondisi pasar terlihat semrawut dan kumuh.
Kondisi pasar yang berada tepat di jantung Kota Lahat ini, ternyata tidak luput jadi perhatian Pj Bupati Lahat, Muhammad Farid SSTP MSi. Karena itu, ia berencana akan merevitalisasi pasar yang dahulu jadi pusat perekonomian di Kabupaten Lahat ini.
“Rencananya Pasar Lematang akan direvitalisasi. Pembangunannya akan dilakukan oleh PT BA. Kita (Pemkab) sudah lakukan komunikasi terkait rencana itu,” sampai Muhammad Farid, Jumat (29/3/2024).
Rencana Pj Bupati Lahat yang ingin merevitalisasi Pasar Lematang, rupanya disambut baik oleh Anggota Komisi III DPRD Lahat, Nopran Marjani. Menurutnya, Pasar Lematang yang dibangun sekitar 30 tahun lalu tersebut, memang sudah layak dilakukan revitalisasi.
“APBD Tahun 2024, tidak menganggarkan soal merevitalisasi Pasar Lematang. Tapi bisa saja jika itu dibangun gunakan dana SCR perusahaan, kemudian diserahkan ke Pemkab Lahat sebagai aset,” kata Nopran Marjani.
Politisi Partai Gerindra Lahat ini menuturkan, jika niat baik ini akan dijalankan, Pemkab Lahat harus menjalin komunikasi dengan pedagang di Pasar Lematang. Jangan sampai mala menimbulkan pertentangan, karena pembangunan memakan waktu sedangkan pedagang harus tetap mencari nafkah.
“Sebelum pelaksanaan harus dicarikan solusi secara persuasif. Jika Pasar Lematang bangunannya bersih, tertata, roda perekonomian pasti kembali meningkat. Yang untungnya juga pedagang dan masyarakat,” tuturnya.
Disinggung terkait jejak PTBA yang sebelumnya sempat membatalkan rencana membangun stadion mini untuk Kabupaten Lahat, Nopran menyebut, kekhawatiran itu wajar-wajar saja. Namun menurutnya, jika Pemkab Lahat dan pihak PTBA sudah ada pembahasan terkait rencana merevitalisasi Pasar Lematang, tiba-tiba gagal dilaksanakan, maka Pj Bupati Lahat harus menganggarkannya di APBD Tahun 2025.
“Itu solusi kalau PTBA mangkir lagi dari rencana. Agar masyarakat tidak kecewa, dan rencana baik tersebut bisa terlaksana,” sebutnya. (Seno)




