Home BERITA Bupati vs Pansus I DPRD Adu Pandangan, Waktu Pengerjaan Infrastruktur Disorot

Bupati vs Pansus I DPRD Adu Pandangan, Waktu Pengerjaan Infrastruktur Disorot

Lematang.id, Lahat – Suasana rapat paripurna DPRD Lahat mendadak terasa hangat. Adu pandangan (argumen) antara Pansus I DPRD dan Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, tak terhindarkan, saat laporan pertanggungjawaban APBD 2025 dibedah habis-habisan, Kamis (30/4/2026).

Juru Bicara Pansus I, Nopran Marjani, secara terbuka menyentil pemerintah daerah, khususnya di sektor infrastruktur yang dinilai masih jauh dari harapan. Bahkan, ia menyinggung kondisi Desa Perigi, Kecamatan Pulau Pinang, yang hingga kini belum memiliki jembatan layak.

Dimana akibatnya, warga di Desa Perigi serasa belum sepenuhnya merdeka, karena jembatan yang tersedia hanya jembatan gantung, belum bisa dilalui oleh kendaraan roda empat.

“Sesuai keinginan Bupati Lahat di bidang infrastruktur, DPRD juga mendorong agar tidak ada lagi desa yang minim infrastruktur,” tegas Nopran

Tak hanya itu, Pansus I juga menyoroti belum adanya realisasi pembangunan, hingga memasuki bulan keempat tahun 2026. Kondisi ini menurut Nopran, dianggap sebagai bukti lemahnya perencanaan pemerintah daerah.

“Sudah bulan keempat, tapi belum ada pengerjaan pembangunan. Kalau memang tidak siap, lebih baik anggaran dialihkan ke program lain yang lebih jelas,” sindirnya tajam.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, tak tinggal diam. Ia menegaskan bahwa proyek irigasi tetap menjadi prioritas utama, bahkan menyebutnya sebagai fondasi penting pembangunan daerah. Ia menegaskan, irigasi tersebut pasti akan dibangun tahun ini.

“Irigasi ini sangat vital. Mudah-mudahan nanti tidak ada kendala lagi, tinggal sedikit lagi. Peradaban itu lahir dari air. Air bukan hanya untuk pertanian, tapi juga peternakan dan perikanan,” ujar Bursah.

Namun, pernyataan paling menyengat justru muncul di akhir tanggapan Bupati Lahat. Bursah secara terbuka menyindir sikap DPRD yang dinilainya kurang aktif dalam proses perencanaan. Bursah mengajak, semua anggota DPRD Lahat bisa hadir dalam kegiatan Musrembang, agar bisa saling tukar masukan terkait rencana pembangunan.

“Kalau di musrenbang itu tempatnya berdebat soal pembangunan. Tapi kalau di sini bukan debat, ini nyinyir,” celetuknya, sambil mengucapkan kata hanya bercanda. (seno)

Previous articleSinyal Kuat dari Lahat: Andriansyah Digadang Jadi Nahkoda Baru PKB
Next articlePENGUMUMAN PEMBUBARAN CV

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here