Home BERITA Wabup Lahat Pinta Optimalkan Penggunaan DTSEN

Wabup Lahat Pinta Optimalkan Penggunaan DTSEN

Lematang.id, Lahat – Wakil Bupati (Wabup) Lahat, Widia Ningsih SH MH meminta kepada para Camat, Lurah dan 360 kepala desa di Kabupaten Lahat, bisa lebih optimal dalam menggunakan data tunggal sosial ekonomi nasional (DTSEN), sehingga tidak ada lagi masyarakat tercatat mampu malah dimasukkan dapat bantuan.

“Dari 360 desa 3 diantaranya telah memperbaharui data kependudukannya, sehingga ini amat sangat disayangkan apabila sampai seperti ini, sumber daya alam (SDA) melimpah tapi angka kemiskinan tinggi,” ungkap Widia, Jumat (20/2/2026) 

Lebih lanjut, Widia mengatakan, upaya Pemkab Lahat sendiri dalam mengentaskan kemiskinan diantaranya melakukan Optimalisasi penggunaan DTSEN, pada pengentasan kemiskinan dan bantuan sosial tahun 2026. Hal ini dilakukan supaya data kemiskinan di Kabupaten Lahat benar-benar terdata dengan baik.

“Optimalisasi DTSEN ini tujuannya untuk merapikan data, untuk data itu supaya sistematis tidak tumpang tindih dan tepat sasaran,” ujarnya

Diketahui, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Kabupaten Lahat jadi daerah termiskin nomor dua pada 2025 silam sebesar 14,14 persen, berada dibawah nomor 2 setelah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).

“Jadi sebetulnya tidak selaras penghasilannya besar, tapi tingkat kemiskinannya juga besar seharusnya duitnya besar tapi makmur masyarakat, tidak selaras dengan data tersebut,” jelasnya. 

Menurutnya, komitmennya sebagai pemerintah sinergi dengan BPS. Ia sendiri berharap di akhir masa jabatanya mendatang Kabupaten Lahat, kabupaten yang paling sejahtera bukan paling miskin nomor 2 di Sumsel, setidaknya dari 14,14.persen tersebut berubah menjadi satu digit. 

“Selain itu, terkait bantuan UPEK kepada masyarakat yang kurang mampu, dan mengapresiasi upaya dinas sosial yang telah melakukan data tunggal,”sampainya. 

Ia menambahkan, data kemiskinan di Kabupaten Lahat dapat terdata dengan baik sesuai data tunggal, kedepan angka kemiskinan di Bumi Seganti Setungguan dapat menurun, serta masyarakat dapat berwirausaha dengan bantuan UPEK tersebut. 

“Kami juga ada program Beladas, beasiswa bagi masyarakat Miskin yang berprestasi, program prioritas ini kami prioritaskan bagi warga Lahat yang ingin ke perguruan tinggi dan berprestasi tetapi tidak mampu, kami akan kuliahkan sampai selesai mulai dari pembiayaan kuliah, tempat tinggal serta biaya makan sehari-hari,”ujarnya. (seno)

Previous articleJadi Magnet Baru di Kota Lahat, Widia Ajak Warga Jaga Kebersihan 
Next articlePemkab Lahat Efisiensi Rp 700 Miliar, Bursah ; Dukung Program Nasional

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here