Home DAERAH Disebut Merusak Pemandangan, Warga Pinta Bongkar Bak Penampungan Sampah

Disebut Merusak Pemandangan, Warga Pinta Bongkar Bak Penampungan Sampah

Bak penampungan sampah di Perumnas, RW 04 Kelurahan Bandar Jaya. Foto Istimewa.
Bak penampungan sampah di Perumnas, RW 04 Kelurahan Bandar Jaya. Foto Istimewa.

Lematang.id, Lahat – Keberadaan bak sampah yang berada di tanah kosong exs perkantoran di RW 4 Kelurahan Bandar Jaya, Kecamatan Lahat, diprotes warga sekitar. Warga beranggapan, aktivitas penampungan sampah di lokasi itu, buat wilayah jadi terlihat kotor hingga menimbulkan bau tak sedap.

Ketua RW 04, Kelurahan Bandar Jaya, H Bayuni membenarkan, selama ini warganya mengeluhkan keberadaan bak sampah itu. Pasalnya sejak adanya bak sampah itu, wilayahnya jadi terlihat kumuh dan berbau tak sedap. Pasalnya sampah yang ditumpukkan di lokasi itu, bukan hanya berasal dari wilayah Perumnas 2 saja, melainkan juga berasal dari wilayah Penghijauan, Kehutanan hingga wilayah Jl Seruni.

“Sudah setahun ini berdiri, keluhan ini sudah sering disampaikan warga ke pihak kelurahan, tapi tidak ada solusi,” ujar Bayuni, Senin (9/10/2023).

Bayuni menambahkan, bak penampungan itu ada, pasca banyaknya Tempat Penampungan Sampah (TPS) yang dibongkar. Dahulu, di wilayah Perumnas sendiri, ada enam TPS untuk menampung sampah rumah tangga yang dihasilkan masyarakat. Saat ini, Mala hanya difokuskan di satu titik itu saja.

“Lahannya, mungkin punya pemerintah. Tapi harapan warga, itu dibongkar atau dipindahkan. Karena, walaupun pengangkutan dilakukan dua kali dalam satu hari, banyak warga luar yang buang sampah disana, jadi sampah terus bertumpuk. Sedangkan warga kita, mala dapatkan bau dan kotornya saja,” sampainya.

Sementara, Camat Lahat, Isna Abi Darda membenarkan, lokasi itu berada di tanah milik pemerintah daerah. Jadi tempat pengelolaan sampah.

“Sampah yang dihasilkan sepertinya bukan sampah yang berbau tak sedap. Melainkan sampah yang bisa didaur ulang. Saat ini, pihak kelurahan sedang rapat bersama warga perihal itu,” ucap Isna.

Disisi lain, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lahat, Ir Agus Salman, melalui Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3, Indra Buana menuturkan, dalam hal ini, DLH Lahat hanya berperan dalam hal pengangkutan sampah. Pihaknya dalam satu hari, lakukan dua kali pengangkutan. Sampah yang diangkut dibuang ke Tempat Penampungan Akhir (TPA) di Kecamatan Gumay Talang.

“Kemungkinan keluhan warga soal estetik, keindahan. Yang pasti, DLH mengangkut, jangan sampai muncul bau. Jika persoalan itu dibongkar, setidaknya ada tempat yang baru, agar sampah yang berasal dari masyarakat tidak berserakan,” tuturnya. (Seno)

Previous articleSri Marhaeni Terpilih Aklamasi Pimpin Kosgoro 1957 Lahat
Next articleLaunching Empat Proper PKN II, Cik Ujang : Jangan Stop di Tengah Jalan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here