Infosumsel.id, Lahat – Kabupaten Lahat tahun ini tampil percaya diri dalam pagelaran Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2025, yang bertema Trade, Tourism, Investment & Procurement di Hall 5 dan 6 Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang.
Ajang berskala nasional ini, jadi panggung strategis bagi Pemkab Lahat untuk memamerkan produk unggulan mencakup kuliner lokal, batik khas Lahat, potensi wisata alam seperti air terjun, kearifan lokal seperti budaya dan tenun tradisional. Serta produk unggulan seperti kopi robusta dan ratusan lokasi wisata megalitikum yang tersebar di Bumi Seganti Setungguan.
AOE 2025 ini dibuka secara resmi oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dengan ditandai pemukulan gong. Dihadiri jajaran pimpinan nasional, di antaranya Ketua dan Pimpinan DPR RI, Ketua dan Pimpinan DPD RI, Menteri Kabinet Indonesia Maju, seluruh Gubernur dan Bupati se Indonesia.
Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi), sekaligus Bupati Lahat, Bursah Zarnubi mengatakan, produk lokal mengglobal, jadi semangat utama dalam penyelenggaraan AOE 2025 ini. AOE 2025 tidak hanya jadi ajang pameran, melainkan forum penting untuk menguatkan kerja sama daerah, pusat, dan dunia internasional.
“Hari ini kita tidak sekadar membuka sebuah pameran, melainkan meneguhkan semangat kemandirian daerah, memperkuat persatuan bangsa, serta merajut kerja sama yang lebih erat antara pusat dan daerah, maupun antara Indonesia dan dunia,” kata Bursah Zarnubi, Kamis (28/8/2025).
Bursah menyampaikan AOE tahun ini diikuti lebih dari 295 peserta dari 38 provinsi, ratusan kabupaten, kementerian/lembaga, BUMN, mitra internasional dan dunia usaha. Sejak pertama kali digelar pada 2005, AOE telah menjadi forum strategis yang konsisten mempertemukan pemerintah daerah dengan berbagai mitra nasional maupun global.
“Melalui AOE, daerah tidak hanya memperkenalkan produk dan peluang investasi, tetapi juga mengundang mitra untuk bersama-sama membangun ekonomi yang berkelanjutan, menjaga lingkungan, serta memperkuat pelayanan publik,” sampai Bursah.
Disisi lain, Bursah juga menyebut, keikutsertaan Kabupaten Lahat dalam AOE 2025, diharapkan tidak hanya memperkuat branding daerah, tetapi juga menciptakan peluang investasi baru dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal.
“Insha Allah, ajang ini akan memfasilitasi pertukaran produk dan mendorong investasi, yang pada gilirannya mendongkrak perekonomian seluruh kabupaten di Indonesia, khususnya Kabupaten Lahat,” sebutnya. (cocom)




