Lematang.id, Lahat – Keluhan soal minimnya fasilitas dasar di SDN 12 Kota Agung, Desa Mutar Alam, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Lahat, seperti tidak ada toilet, sumur dan kurangnya ruang kelas, yang sempat menjadi sorotan publik, akhirnya mendapat respons langsung dari Pemerintah Kabupaten Lahat.
Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih SH MH turun langsung ke sekolah tersebut bersama jajaran dinas terkait. Kunjungan itu sekaligus jadi inspeksi mendadak, untuk melihat dari dekat kondisi sekolah yang sebelumnya dikeluhkan memiliki keterbatasan sarana dan prasarana.
Tak sekadar datang, Widia bersama rombongan mengecek satu per satu fasilitas sekolah. Kondisi sarana pendukung kegiatan belajar mengajar, termasuk kebutuhan dasar yang selama ini jadi bagian dari keluhan pihak sekolah.
Widia mengatakan, pembangunan fasilitas pendidikan memang harus disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah. Menurutnya, keterbatasan anggaran buat pemerintah harus menentukan pembangunan berdasarkan skala prioritas dan tingkat urgensi kebutuhan masing-masing sekolah.
“Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terus memberikan laporan terkait sarana dan prasarana yang memang sangat dibutuhkan sekolah untuk menunjang kegiatan belajar mengajar,” kata Widia, Selasa (22/9/2026).
Namun Widia menegaskan, perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan tidak boleh berhenti di kawasan perkotaan. Sekolah yang berada di wilayah pelosok juga harus mendapatkan perhatian, agar siswa tetap memperoleh fasilitas yang mendukung proses belajar.
“Kita akan terus mendukung berbagai kebutuhan di segala sektor. Tidak hanya pendidikan, tetapi juga pertanian, perkebunan, sosial budaya, agama dan lainnya,” tegasnya.
Sementara, Kepala SDN 12 Kota Agung, Patianah SPd mengatakan, SDN 12 Kota Agung sendiri hanya memiliki sekitar 60 siswa dari kelas I hingga VI. Jumlah siswa di masing-masing kelas bahkan hanya berkisar tujuh hingga 15 orang. Keterbatasan jumlah siswa tidak membuat para guru kehilangan semangat untuk menjalankan aktivitas belajar mengajar.
“Alhamdulillah, kedatangan Ibu Wabup Lahat memberikan suntikan moral bagi tenaga pendidik, maupun peserta didik untuk terus menuntut ilmu setinggi langit,” ujar Patianah. (seno)




