Home BERITA Wabup Lahat Siapkan Puluhan Unit Rumah untuk Komoditas Pemulung

Wabup Lahat Siapkan Puluhan Unit Rumah untuk Komoditas Pemulung

Lematang.id, Lahat – Rencana terbaru untuk membantu masyarakat miskin di Kabupaten Lahat, lagi-lagi diucapkan Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih SH MH. Kali ini, menyasar para komunitas pemulung. Dengan rencana, akan lakukan pembangunan rumah layak huni, bagi komunitas pemulung yang selama ini tinggal di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kecamatan Gumay Talang.

Widia Ningsih menerangkan, pembangunan rumah untuk komunitas pemulung ini, direncanakan akan dimulai tahun 2026. Dengan sumber pendanaan berasal dari bantuan pemerintah pusat, serta dukungan CSR perusahaan. Saat ini, dana CSR yang telah tersedia nilainya mencapai lebih dari Rp 1 miliar. Dinilai cukup untuk membangun sekitar 30 hingga 40 unit rumah.

“Bantuan tersebut baru bisa direalisasikan jika lahan sudah siap. Karena itu, Bupati Lahat, Bursah Zarnubi telah menginstruksikan, agar proses pembelian lahan segera dilakukan. Pembelian lahan bisa menggunakan APBD. Bila perlu dipercepat, bisa dibeli dahulu pakai dana pribadi, nanti diganti sesuai mekanisme,” terangnya, Selasa (3/2/2026).

Saat ini, menurut Widia, sebagian besar komunitas pemulung bermukim dan beraktivitas di sekitar area TPA di Kecamatan Gumay Talang. Para pemulung banyak yang tinggal di bangunan darurat, berdiri sangat dekat dengan tumpukan sampah. Karena itu, pencarian lahan yang paling pas, berada di Kecamatan Gumay Talang.

“Kondisi ini sangat memperihatinkan. Mereka bukan tinggal di pondok-pondok sederhana, bukan kategori rumah. Selain itu, seluruh aktivitas hidupnya juga anak-anaknya dilakukan di sekitar TPA,” ujarnya.

Widia Ningsih menyebut, rencana pembangunan rumah layak huni bagi komunitas pemulung tersebut, tujuannya untuk meningkatkan kualitas hidup kaum rentan, sekaligus menata kawasan yang selama ini identik dengan permukiman kumuh. Saat ini, rencana tersebut masih dalam tahap penyediaan lahan.

“Setidaknya butuh lahan sekitar 1 hektar. Yang paling penting lahannya benar-benar aset Pemkab Lahat, bukan milik swasta, bukan PT KAI, bukan TNI dan juga bukan kawasan hutan,” ucapnya.

Perempuan pertama yang menjabat sebagai Wakil Bupati Lahat ini berharap, rencana pembangunan rumah bagi komunitas pemulung, tidak hanya menyelesaikan persoalan hunian, tapi juga menjadi contoh penanganan kaum rentan di Kabupaten Lahat.

“Ini bukan sekadar relokasi, tapi upaya memberi kehidupan yang lebih layak dan manusiawi. Harapannya, ini bisa menjadi role model di Lahat,” sampai Widia Ningsih. (imek)

Previous articleKhawatir Kembali Telan Korban, Kades Pandan Arang Ulu Ajak Forkopimcam dan Perusahaan Perbaiki Jembatan Amblas
Next articleBeruang Mulai Dekati Pemukiman, Warga Desa Padang Lahat dihantui Rasa Was-was

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here