Home BERITA Cabai di Lahat Mulai Pedas, Wabup Lahat Langsung Cek Pasar

Cabai di Lahat Mulai Pedas, Wabup Lahat Langsung Cek Pasar

Lematang.id, Lahat – Kunjungan Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih ke pasar PTM Kota Lahat, Senin (15/9/2025) lalu bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah, rupanya masih tak mampu membendung kenaikan harga cabai keriting di Kabupaten Lahat. Jika Senin lalu harga cabai bekisar Rp 80 ribu perkilogram, Rabu (17/9/2025) lalu, harga cabai Mala meroket hingga tembus diangka Rp 100 ribu perkilogram.

Saat kunjungan ke pasar PTM Lahat, Wabup Lahat tak hanya menemukan harga cabai yang alami peningkatan, harga daging ayam dan sejumlah bahan pokok lainnya pun ikut meningkat. Disebabkan permintaan ditingkat pasar meningkat, kemudian tingginya cost (ongkos) angkut yang tinggi, namun komoditinya hanya sedikit.

“Bapak, ibu yang ada di Dinas, jangan kerjanya hanya mengecek harga saja, coba lakukan pengawasan yang betul kenapa harga-harga sembako saat ini naik. Apa karena stoknya memang sedikit, atau karena ada oknum pemain yang sengaja ikut-ikutan naikkan harga seperti di pulau Jawa,” ujar Agus, salah satu pembeli di pasar PTM Lahat, Kamis (18/9/2025).

Dari penelusuran media ini, sejumlah pedagang tidak tahu persis kenapa bahan pokok saat ini melonjak naik. Namun kondisi ini, merupakan hal biasa yang terjadi setiap tahunnya. Namun sejumlah pedagang menyebut, kenaikan dikarenakan agen tak mampu memenuhi permintaan konsumen. Karena hasil produksi seperti cabai, alami penurunan akibat hujan yang terus turun.

“Kalau cabai merah, sudah Ro 100 ribu perkilogram. Kita terima dari agen harganya emang sudah tinggi. Ini juga harus jadi PR pihak terkait, bagaimana membuat hasil produksi tetap aman meski cuaca tiba-tiba berubah extrim,” kata Nur, salah satu pedagang.

Sementara, Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih saat kunjungan beberapa waktu lalu mengakui, ada kenaikan harga dari sejumlah bahan pokok, seperti cabai dan daging ayam. Namun secara keseluruhan, bahan pokok lainnya relatif stabil.

“Terpenting saat ini, daya beli masyarakat tidak mengalami penurunan. Sehingga kedepannya harga jual akan kembali stabil,” ucap Widia Ningsih. (cocom)

Previous articleWabup Lahat : PPM Perusahaan Tambang Belum Tepat Saran dan Berkelanjutan
Next articleJadi Prioritas, Mentri Pertanian Beri Bantuan Besar untuk Lahat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here