Home BERITA Pj Gubernur Sumsel Seduh Kopi Lahat, Yang Hangat Nikmat Yang Dingin Mantap

Pj Gubernur Sumsel Seduh Kopi Lahat, Yang Hangat Nikmat Yang Dingin Mantap

Lematang id, Lahat – Stand milik Dinas Perkebunan Pemkab Lahat yang tampil di Sriwijaya Exspo tahun 2024, dikunjungi langsung oleh Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni. Agus Fatoni tampak takjub melihat banyaknya bubuk kopi yang sudah dikemas dengan menarik yang ditampilkan Dinas perkebunan Lahat. Tak hanya melihat, Agus Fatoni juga langsung menikmati kopi Lahat.

“Yang hangat nikmat yang dingin mantap. Kopi Lahat kopi jeme kite gale gale,” ujar Agus Fatoni, saat mencoba menikmati kopi Lahat.

Agus Fatoni kemudian mengajak seluruh masyarakat Sumsel dan Indonesia, agar merasakan kenikmatan kopi Lahat yang sudah terkenal sejak dahulu. Menurutnya, kopi Lahat tidak kalah saing dengan kopi asal daerah lain.

“Ya kita berharap para petani, UMKM di Lahat terus berinovasi dan menjaga kualitas kopi. Sehingga kedepan kopi Lahat lebih terkenal lagi dan menjadi buruan pecinta kopi, “sampainya.

Sementara, Pj Bupati Lahat, Muhammad Farid melalui Kepala Dinas Perkebunan Vivi Anggraini menuturkan, sengaja menampilkan dominasi kopi pada penyelenggaraan sriwijaya Exspo kali ini. Selain ingin memperkuat eksistensi kopi Lahat, juga untuk memberikan semangat bagi kalangan petani dan UMKM di Lahat bahwa kopi Lahat berani tampil dengan kualitas terbaik.

“Kita ingin para petani dan UMKM tahu bahwa kopi ini merupakan potensi terutama dalam meningkatkan perekonomian. Sehingga harus lebih semangat dalam mengola kopinya,” ujarnya, Sabtu (25/5/2024).

Vivi menambahkan, Kabupaten Lahat merupakan salah satu wilayah perkebunan kopi terbesar di Sumatera Selatan. Sayang menurutnya, jika kopi tidak dikelola dengan baik dan menghasilkan. Berdasarkan data angka tetap (ATAP) Tahun 2023, luas areal perkebunan Kopi di Kabupaten Lahat berjumlah 54.032 hektar, dengan total hasil produksi sebanyak 23.194 ton, dan digarap sebanyak 45.409 Kepala Keluarga petani kopi.

Jumlah ini sedikit alami perbedaan dibanding tahun 2022, dimana luas areal perkebunan Kopi di Kabupaten Lahat berjumlah 54.441 hektar, dengan total hasil produksi sebanyak 22.721 ton, dan digarap sebanyak 45.505 Kepala Keluarga petani kopi.

Dikatakan Vivi, untuk memaksimalkan hasil panen kopi di Lahat, Dinas Perkebunan Kabupaten Lahat telah melakukan beragam strategi. Mulai dari membentuk persiapan kebun entres di Desa Geramat, Kecamatan Mulak Sebingkai, hingga mengajak sejumlah petani kopi untuk dapati pelatihan budidaya kopi dan pengolahan hasil produksi kopi, ke pusat penelitian kopi di Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur.

“Produksi kopi kita rata-rata dalam satu hektar dengan 2000-2500 tanaman kopi, paling hanya menghasilkan 7-8 kuintal biji kopi. Target kita, dengan pembinaan yang diberikan kepada petani, kedepan bisa meningkatkan hasil produksi kopi di Kabupaten Lahat,” sampainya. (cocom)

Previous articlePemkab Lahat Raih Penghargaan Pengguna Produk Dalam Negeri Terbesar Tingkat Kabupaten/Kota
Next articleDisebut Bupati Sholawat Busyro, M Farid : Semoga Jadi Pertanda Baik Bagi Warga Lahat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here