Lematang.id, Lahat – Masih ingat dengan perkara penganiayaan yang dilakukan oleh oknum Kades Masam Bulau Kecamatan Tanjung Sakti Pumi Kabupaten Lahat, Joni Hartono terhadap Kepala Kantor Kemenag Lahat H Santoso, Kamis (31/8/2023) sekitar pukul 08.30 WIB lalu, akhirnya penuhi panggilan pihak Satreskrim Polres Lahat.
Usai diperiksa selaku tersangka Kamis sore (19/10/2023), oknum kades yang terlibat kasus penganiayaan ini ditahan pihak Polres Lahat.
“Ya sudah dipanggil kemaren (Kamis, red) dan langsung diamankan di Mapolres Lahat atas kasus penganiayaan,” terang Kapolres Lahat, AKBP S Kunto Hartono SIk, melalui Kasat Reskrim, AKP Sapta Eka Yanto, disampaikan Kanit Pidum Ipda Denny Adrianto SH, Jumat (20/10/2023).
Sementara Rusdi Somad SH Kuasa Hukum tersangka, mengungkapkan, pihaknya akan ikuti proses hukum yang berlaku. Secara pribadi, kliennya mengaku bersalah telah melakukan penganiayaan terhadap korban.
“Ya mengaku salah. Klien saya mengaku khilaf saat kejadian. Namun kedepan, pihaknya akan mengajukan upaya penangguhan, sekaligus mendatangi korban untuk minta maaf,” sampainya.
Disisi lain, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMDes) Lahat, Darul Efendi, melalui Kabid Administrasi Pemerintahan, Fiji Hadroni SIP MSi membeberkan, terkait penahanan kades Masam Bulau, roda pemerintahan di desa tetap berjalan. Hal- hal yang bersifat administrasi dan bukan bersifat prinsip serta tidak berakibat pengeluaran anggaran desa, bisa dilaksanakan oleh sekretaris desa.
“Urusan desa, bisa melalui Sekdes, sampai adanya keputusan tetap terkait status kepala desa yang diamankan oleh aparat,” bebernya.
Seperti diketahui sebelumnya, Kamis (31/8/2023) sekitar pukul 08.30 WIB lalu, Kepala Kantor Kemenag Lahat H Santoso alami tindak penganiayaan oleh oknum kades, persis di depan gerbang Pondok Pesantren Al Ikhlas desa setempat. Akibat kejadian itu, Kakankemenag Lahat terpaksa dilarikan ke RS Basemah Kota Pagaralam lalu dirujuk ke RS DKT Lahat, karena alami luka lebam di bagian wajahnya.
Penganiayaan itu sementara diduga, karena oknum kades yang tersinggung dengan sikap Kakankemenag Lahat, yang terkesan sangat sulit untuk ditemui. (Seno)




