Home DAERAH Enam Bulan Menanti, Petani Padi di Lahat Akhirnya Kembali Beraktivitas

Enam Bulan Menanti, Petani Padi di Lahat Akhirnya Kembali Beraktivitas

Petani padi di Kecamatan Lahat Selatan tengah menghancurkan lahan yang mengeras. Foto Istimewa.
Petani padi di Kecamatan Lahat Selatan tengah menghancurkan lahan yang mengeras. Foto Istimewa.

Lematang, id, Lahat – Enam bulan sudah, petani padi yang ada di Desa Tanjung Payang, Desa Banjar Negara, dan Desa Tanjung Tebat, Kecamatan Lahat Selatan, Kabupaten Lahat, tidak beraktivitas. Pasalnya pintu irigasi air yang berada di Desa Tanjung Payang, enam bulan lalu rusak gara-gara diterjang ganasnya air Sungai Lematang.

Kini penantian panjang petani, akhirnya terjawab. Pintu dan saluran irigasi yang rusak, sudah selesai diperbaiki. Petani pun jadi sumringah, lantaran bisa kembali menggarap sawah yang selama ini jadi mata pencahariannya.

“Alhamdulillah, sekarang air sudah bisa masuk lagi ke sawah kita. Enam bulan kita tidak bertani, gara-gara irigasi rusak,” kata Icol, petani Desa Banjar Negara, Senin (2/10/2023).

Meski air sudah kembali mengaliri areal persawahan, Icol mengatakan, petani belum bisa langsung bercocok tanam. Karena, kultur tanah yang telah lama mengering mesti dihancurkan terlebih dahulu. Lalu ke tahap pelembutan tanah. Berulah setelah itu bisa lakukan penanaman bibit padi.

“Karena air sudah mengaliri persawahan, kita tinggal menunggu proses pelembutan tanah, baru musim tanam bisa dilakukan,” ucap Icol.

Wili, petani yang berada di lokasi tersebut mengungkapkan, mayoritas mata pencarian penduduk di desanya merupakan petani padi. Dengan tidak adanya air selama enam bulan terakhir, petani terpaksa sementara banting stir, untuk mencari nafkah.

“Kalau sawah tidak ada airnya, maka penduduk langsung beralih profesi. Seperti jadi pengambil batu atau pasir di Sungai Lematang,” terang Wili. (Seno)

Previous articleWarga Lahat Siap-siap, 10 Ton Beras Murah Akan Disalurkan
Next articleFikriansyah Penghina Kades di Lahat Divonis 1 Bulan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here