Lematang.id, Lahat – Isu adanya beras SPHP yang dioplos dengan karet, rupanya ikut buat cemas warga Kabupaten Lahat. Mengingat saat ini, beras SPHP jadi primadona yang selalu dicari masyarakat.
Untuk membantah isu tersebut, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lahat, kembali adakan Gerakan Pasar Murah (GPM) untuk masyarakat Kota Lahat. Kali ini letaknya di Jl Kolonel Berlian, persis di depan TK Putra Lahat. Diwaktu yang sama, Pimpinan Wilayah Bulog Sumsel Babel, Mersi Windrayani, terpantau ikut hadir dalam GPM yang dilakukan Dinas Ketahanan Pangan Lahat tersebut.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Lahat, Ibni Noris melalui Kabid Distribusi dan Cadangan Pangan, Alfatah Dwi Putra menegaskan, isu adanya beras SPHP dioplos karet, tidak ada di Kabupaten Lahat. Beras SPHP yang beredar di Lahat merupakan beras yang berasal dari petani lokal Lahat, Pagaralam dan Belitang.
“GPM ini kita gelar, sekaligus untuk menyakinkan masyarakat, kalau beras SPHP itu masih aman. SPHP merupakan beras medium tanpa campuran,” tegas Alfatah Dwi Putra, Selasa (21/10/2025).
Selain itu, Alfatah menambahkan, GPM ini digelar, juga untuk menekan harga beras dan minyak goreng jenis minyak kita di pasaran. Dimana untuk beras saat ini bekisar di harga Rp 60.000-Rp 62.000 perkemasan 5 kilogram, sedangkan untuk minyak goreng merk andalan ibu kisaran Rp 17.000-Rp 18.000 perkemasan 1 liter. Dengan kuota yang disiapkan, 2.000 kg beras SPHP dan 288 liter minyak goreng merk andalan ibu.
“Hari ini beras SPHP kita jual Rp 58.000 perkemasan 5 kilogram dan minyak goreng merk andalan ibu Rp 16.000 perkemasan 1 liter. Alhamdulillah peminat beras SPHP masih cukup tinggi,” terangnya. (cocom)




