Home BERITA Emak-emak di Kota Lahat Ingin Perempuan Jadi Pemimpin 

Emak-emak di Kota Lahat Ingin Perempuan Jadi Pemimpin 

Lematang.id, Lahat – Kaum emak-emak, masih jadi magnet tersendiri setiap kali paslon calon Bupati-Wakil Bupati Lahat, Lidyawati-Haryanto berkampanye di tengah masyarakat. Begitu juga ketika Paslon nomor urut 3 ini berkampanye di Dapil I (Kota Lahat), Jumat (11/10/2024). 

Terbukti, ketika berkampanye di Desa Kota Raya, Desa Manggul, Desa Keban dan Kelurahan RD PJKA Bandaragung, kaum emak-emak terlihat sangat antusias mendengarkan kampanye yang disampaikan paslon yang mengusung tekline Berlian (Bersama Lidyawati-Haryanto).

Seperti biaya, ketika kampanye, Haryanto menyampaikan visi-misi unggulan yang dimiliki paslon Berlian. Terutama terkait adanya penambahan program untuk sekolah dan berobat gratis. Ada juga penambahan TPP untuk ASN dan PPPK. Kemudian ada tambahan insentif untuk ngurus ngaji dan marbot di Kabupaten Lahat.

“Program yang dimiliki paslon Berlian ini, kami pastikan sangat menyentuh masyarakat, apalagi untuk kaum emak-emak. Karena dengan adanya program sekolah dan berobat gratis, emak-emak tak usah pusing lagi mikirin keuangan ketika anak mau sekolah dan jika ada keluarga yang sakit. Apalagi saat ini program itu ditingkatkan lagi,” ujar Haryanto.

Kampanye dialogis Haryanto kali ini, diikuti juga oleh Ketua DPRD Lahat, sekaligus Ketua DPC Partai Demokrat Lahat, Fitrizal Homizi ST dan anggota DPRD Lahat Dapil I, Sumiati Spd. 

Fitrizal mengatakan, jika Paslon Lidyawati-Haryanto terpilih menjadi Bupati-Wakil Lahat, program berobat dan sekolah gratis itu akan ditingkatkan lagi. Jika dulu hanya berobatnya saja yang gratis, nanti ada tambahan rumah singgah gratis, ambulance gratis plus uang saku untuk makan bagi yang jaga pasien. Sedangkan untuk sekolah gratis, akan ditambah seragam, tas dan sepatu gratis.

“Saya hanya menyakinkan saja, bahwa yang patut didukung untuk jadi Bupati-Wakil Bupati Lahat hanay paslon berlian. Karena programnya sudah terbukti dan berjalan, tinggal meningkatkannya. Kita tidak omong besar, periode ini kita maksimalkan,” kata Fitrizal.

Fitrizal menambahkan, bangsa dan keyakinan umat muslim, tak melarang perempuan menjadi pemimpin, hanya tidak diperbolehkan menjadi imam dalam sholat. Yakinlah, perempuan bisa memimpin pemerintahan, selama ini hanya belum ada kesempatan saja.

“Karena yang hadir banyak emak-emak, pasti akan memilih calon dari kaum emak-emak pula. Programnya jelas dan telah terbukti. Jadi kalau sudah terasa baik, untuk apa pilih yang lain,” ujarnya. (ziz)

Previous articleCucu Haryanto Mantan Wakil Bupati Lahat Harumkan Nama Lahat Dikanca Nasional
Next articleCalon Wakil Bupati H. Haryanto Saksikan Bahagianya Aji dan Rizki

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here